
Wisata Religi Surabaya Gereja Tua hingga Masjid Nasional
Wisata Religi Surabaya: Gereja Tua hingga Masjid Nasional – Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan yang kaya akan sejarah dan budaya. Namun di balik sisi historisnya, Surabaya juga menyimpan pesona wisata religi yang beragam. Di kota ini, gereja tua, masjid megah, hingga wihara kuno berdiri berdampingan dalam harmoni.
Wisata religi di Surabaya bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang menghargai keberagaman, arsitektur, dan nilai historis dari tempat-tempat suci yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
Wisata Religi Surabaya: Gereja Tua hingga Masjid Nasional

Destinasi Wisata Religi Populer di Surabaya
đ 1. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya
-
đ Lokasi: Pagesangan, Surabaya Selatan
-
đ Diresmikan: Tahun 2000
-
⨠Kapasitas: 30.000 jamaah
Sebagai masjid terbesar kedua di Indonesia, Masjid Al-Akbar Surabaya memiliki kubah raksasa berwarna hijau toska dan empat menara megah. Arsitekturnya modern dengan nuansa futuristik yang tetap bersahaja.
Fitur menarik:
-
Lift ke menara pandang setinggi 99 meter
-
Aula luas untuk wisata religi dan edukasi
-
Area terbuka hijau yang menenangkan
âĒ 2. Gereja Katolik Kepanjen (Gereja Santa Perawan Maria)
-
đ Lokasi: Jl. Kepanjen No.4, Krembangan
-
đ Dibangun: Tahun 1899 oleh Belanda
Salah satu gereja tertua di Surabaya, Gereja Kepanjen menampilkan arsitektur neo-gotik yang khas dengan jendela kaca patri dan menara lonceng menjulang tinggi. Suasana di dalam gereja sangat khusyuk dan damai.
Unik: Masih aktif digunakan untuk misa dan menjadi ikon sejarah umat Katolik di Surabaya.
đ 3. Masjid Sunan Ampel dan Makam Wali
-
đ Lokasi: Jl. Ampel Masjid, Semampir, Surabaya Utara
-
đ Didirikan: Tahun 1421 oleh Sunan Ampel
Masjid ini adalah situs penting dalam sejarah Islam Jawa Timur, karena berdiri di kompleks pemakaman Sunan Ampel, salah satu Wali Songo penyebar Islam di Nusantara. Selain beribadah, banyak peziarah datang untuk berdoa dan mengenang perjuangan beliau.
Fasilitas: Area peziarahan, pasar oleh-oleh Islami, dan kuliner khas Arab di sekitarnya.
đ 4. Gereja Merah GPIB Immanuel Surabaya
-
đ Lokasi: Jl. Tunjungan No.82
-
đ Dibangun: Tahun 1800-an
Disebut Gereja Merah karena dinding eksteriornya berwarna bata merah yang mencolok. Gereja ini merupakan saksi bisu perjuangan kota Surabaya sejak era kolonial, revolusi, hingga modernisasi.
Arsitektur: Bergaya kolonial klasik dengan ornamen kayu jati dan lonceng besar yang masih digunakan.
đī¸ 5. Wihara Sanggar Agung (Hong San Tang)
-
đ Lokasi: Kenjeran, Surabaya Timur
-
âŠī¸ Berdiri di tepi laut, menghadap Selat Madura
Wihara ini menjadi ikon toleransi dan wisata religi umat Konghucu & Buddha. Patung Dewi Kwan Im setinggi 20 meter, naga raksasa, dan bangunan utama wihara membuat tempat ini terasa sangat megah dan spiritual.
Unik: Spot favorit untuk berdoa, meditasi, atau sekadar menikmati pemandangan laut dalam suasana damai.
Rute Wisata Religi Sehari di Surabaya
Kamu bisa menyusun itinerary wisata religi satu hari seperti ini:
-
Pagi
-
Salat Subuh di Masjid Al-Akbar
-
Sarapan soto lamongan di dekat masjid
-
Kunjungan ke Gereja Kepanjen (bisa lihat misa pagi)
-
-
Siang
-
Menjelajah Masjid Sunan Ampel & ziarah
-
Makan siang nasi kebuli atau roti maryam di Kampung Arab
-
Belanja oleh-oleh religi seperti tasbih, gamis, parfum
-
-
Sore
-
Kunjungan ke Gereja Merah GPIB
-
Sore menjelang malam ke Wihara Sanggar Agung (sunset view)
-
Makan malam seafood di Pantai Kenjeran
-
Tips Wisata Religi di Surabaya
-
Berpakaian sopan dan tertutup
Hormati tempat ibadah, gunakan baju panjang dan rapi saat berkunjung. -
Patuhi aturan dan jam kunjungan
Beberapa tempat memiliki waktu ibadah yang sebaiknya tidak diganggu oleh wisatawan. -
Gunakan guide lokal atau buku panduan sejarah
Supaya kamu memahami konteks spiritual dan historis tiap tempat. -
Jaga kesopanan dan kebersihan
Hindari berbicara keras, memotret secara sembarangan, atau meninggalkan sampah. -
Gunakan transportasi online atau sewa mobil
Untuk efisiensi waktu dan mobilitas antartempat yang berjarak cukup jauh.
Wisata Edukasi & Religi Tambahan
-
Museum NU Surabaya
Mengenal sejarah Nahdlatul Ulama dan perjuangan ulama Indonesia -
Museum KAA (Kongres Asia Afrika Mini)
Berdekatan dengan area gereja tua dan mencerminkan nilai toleransi -
Kampung Peneleh
Kawasan kota tua yang punya banyak rumah ibadah dari berbagai agama
Kesimpulan
Wisata religi di Surabaya adalah cerminan nyata dari keragaman dan toleransi yang terjalin harmonis. Mulai dari masjid megah seperti Al-Akbar, kompleks ziarah seperti Sunan Ampel, gereja kolonial yang bersejarah, hingga wihara megah di tepi laut â semua bisa dinikmati dalam satu kota yang terbuka dan bersahabat.
Jika kamu mencari perjalanan spiritual yang sekaligus menyentuh sisi sejarah dan budaya, Surabaya adalah destinasi yang tepat.