
Tips Wisata Hemat di Medan untuk Solo Traveler
Tips Wisata Hemat di Medan untuk Solo Traveler – Medan adalah kota terbesar di Pulau Sumatra dan menjadi salah satu gerbang utama menuju Danau Toba. Tapi jangan salah—Medan sendiri menyimpan banyak daya tarik wisata yang layak dijelajahi, mulai dari arsitektur kolonial, budaya multi-etnis, hingga surganya kuliner.
Buat kamu yang ingin solo traveling tanpa merogoh kocek dalam-dalam, Medan adalah pilihan tepat. Kota ini ramah untuk pejalan mandiri, transportasinya cukup murah, dan makanannya bikin kenyang tanpa bikin miskin.
Tips Wisata Hemat di Medan untuk Solo Traveler

1. Cari Penginapan Budget-Friendly tapi Strategis
Sebagai solo traveler, memilih penginapan yang aman dan terjangkau adalah prioritas. Rekomendasi kawasan terbaik:
-
Jalan Sisingamangaraja – dekat dengan Masjid Raya, Istana Maimun, dan stasiun
-
Jalan Ahmad Yani (Kesawan Heritage Area) – banyak bangunan tua, dekat tempat kuliner
-
Sekitar Universitas Sumatera Utara – banyak kos atau hostel dengan harga mahasiswa
🔖 Tips: Gunakan aplikasi pemesanan dengan filter “dormitory” atau “hostel” dan manfaatkan diskon promo early booking.
2. Gunakan Transportasi Umum dan Online
Untuk menghemat ongkos, kamu bisa:
-
Naik angkot (sudah jarang, tapi murah) untuk rute lokal
-
Gunakan transportasi online (ojek atau mobil) dengan tarif pasti dan aman
-
Coba bus DAMRI dari Bandara Kualanamu ke pusat kota hanya sekitar Rp15.000–20.000
🔖 Tips: Jalan kaki juga jadi opsi asyik, apalagi saat menjelajahi area Kesawan yang penuh bangunan heritage.
3. Kuliner Hemat Tapi Nendang Rasa
Medan dikenal sebagai surganya makanan. Dan kabar baiknya: banyak kuliner legendaris yang harganya terjangkau!
Rekomendasi:
-
Lontong Kak Lin (Rp15.000-an) – sarapan favorit warga Medan
-
Soto Kesawan – soto udang dan daging khas dengan kuah kental gurih
-
Bihun Bebek Kumango – porsi solo bisa disesuaikan
-
Es krim Tip Top – di restoran legendaris dengan interior tempo dulu
🔖 Tips: Coba cari warung kaki lima atau kedai legendaris yang sering didatangi warga lokal. Lebih autentik dan murah!
4. Jelajah Gratisan atau Murah Meriah
Medan punya banyak destinasi yang bisa dinikmati tanpa tiket mahal. Beberapa spot wisata menarik dan low budget:
🕌 Masjid Raya Al Mashun
-
Arsitektur unik perpaduan Timur Tengah dan India
-
Tiket masuk: Gratis (cukup berpakaian sopan)
🏰 Istana Maimun
-
Bangunan peninggalan Kesultanan Deli
-
Tiket masuk: ±Rp10.000 saja
🏛️ Kesawan Square & Gedung London Sumatra
-
Kawasan bangunan kolonial
-
Cocok untuk foto-foto Instagramable
🏞️ Taman Ahmad Yani & Taman Beringin
-
Tempat healing ringan dan santai sambil baca buku atau ngopi
🔖 Tips: Hindari akhir pekan atau jam ramai biar kamu bisa menikmati tempat dengan tenang.
5. Bawa Botol Minum Sendiri dan Camilan Ringan
Kedengarannya sederhana, tapi membawa botol air dan camilan bisa menghemat cukup banyak. Beberapa tempat menyediakan isi ulang air gratis, dan kamu bisa menghindari jajan berlebihan saat lapar mendadak.
6. Ikuti Tur Jalan Kaki Gratis atau Komunitas Traveler Lokal
Beberapa komunitas seperti Walking Tour Medan atau komunitas Instagram lokal kadang mengadakan tur gratis atau berbayar murah untuk mengenal sejarah kota.
Keuntungannya:
-
Dapat teman baru sesama solo traveler
-
Lebih hemat dibandingkan sewa pemandu pribadi
-
Dapat insight lokal yang tidak ditulis di buku panduan
7. Hindari Tempat Wisata Komersil Overrated (Jika Budget Terbatas)
Beberapa tempat seperti wisata selfie indoor bisa menguras kantong, padahal bisa diganti dengan tempat alami atau heritage yang lebih murah dan otentik. Fokus saja ke spot budaya, sejarah, dan kuliner, yang jadi kekuatan utama kota Medan.
8. Gunakan Kartu atau E-Wallet dengan Promo
Banyak tenant kuliner dan transportasi online di Medan menerima e-wallet seperti OVO, Gopay, atau ShopeePay. Selain praktis, promo cashback-nya bisa membantu kamu hemat belanja dan makan.
🔖 Tips: Pantau akun sosial media merchant lokal di Medan. Kadang mereka mengumumkan promo lewat Instagram Story!
9. Rencanakan Wisata Sehari ke Luar Kota
Kalau ingin sedikit eksplorasi ke luar kota tapi tetap hemat, pertimbangkan:
-
Danau Siombak – mini danau buatan dengan pemandangan alam
-
Kampung Keling (Little India Medan) – eksplor budaya India tanpa jauh-jauh ke luar negeri
-
Kampung Cina Medan (Jalan Semarang) – cocok untuk malam hari, penuh kuliner dan lampion warna-warni
🔖 Tips: Cari teman lokal via Couchsurfing atau komunitas online, barangkali bisa sharing transportasi!
Kesimpulan
Medan adalah kota yang ramah solo traveler, terutama bagi kamu yang ingin jelajah budaya, kuliner, dan sejarah tanpa bujet besar. Dengan strategi yang tepat—seperti memilih penginapan ekonomis, makan di tempat lokal, dan memanfaatkan transportasi publik—kamu bisa menjelajah Medan dengan nyaman dan menyenangkan.
Jadi, tunggu apa lagi? Kemas ranselmu, siapkan peta digital, dan mulai petualangan hemat ke Medan sekarang juga!